MENUNGGU PAGI

Aku membencimu seperti malam
Aku membenci sunyi malam yang seolah tiada berakhir
Aku mengutuk malam yang sunyi dan lengang
Karena kesunyian hanya membawa ingatanku padamu
Aku meraung dalam dekapan kegelapan
Tiada yang datang menolongku
Pun tiada yang tahu
Dadaku tercabik kala malam menyelimuti bumi
Aku menjerit dalam diam
Meratap dalam kesendirian
Entah sudah berapa banyak air mata tumpah malam ini
Aku tak pernah tau malam begitu menyakitkan
Kau yang mengabarkannya padaku lewat kepergianmu
Dan aku masih bertahan, berharap pagi masih menyapaku


28 Maret 2017

Komentar