KULIAH BUAT APA???


 

Saya tidak pernah berpikir bahwa studi selalu berbanding lurus dengan pekerjaan yang enak atau penghasilan yang besar. Bagi saya belajar di kelas adalah sebuah kegiatan yang benar-benar menyenangkan. Bila ada yang melontarkan kalimat “belajar bisa dimana saja, tidak perlu ke sekolah”, big no buat saya, saya tahu apa yang saya suka dan mengapa saya memerlukan “bangku sekolah”. Mentor, sumber belajar dan fasilitas belajar adalah beberapa hal yang menjadi pertimbangan saya.

Kita bisa belajar di luar kelas dengan beberapa aspek yang saya sebutkan, tapi saya rasa tidak ada yang lebih bagus sistem dan strukturnya dibandingkan dengan sekolah formal. Saya tahu bahwa karakter saya cenderung suka bermalas-malasan bila dibiarkan memiliki waktu luang untuk belajar secara mandiri, itulah mengapa saya lebih menyukai sekolah dan bangku kuliah untuk meng-upgrade­ kemampuan dan pengetahuan saya. Why? Saya dipaksa sistem untuk belajar, menghargai waktu, bersosialisasi dan yang terpenting ada proses evaluasi yang menagih hasil pembelajaran yang selama ini sudah saya jalani. Tidak masalah bagaimana nanti hasilnya, yang terpenting adalah saya benar-benar menikmati prosesnya, bahkan momen-momen dikejar deadline, ditegur dosen, atau bahkan sedikit beradu argument dengan teman, semuanya adalah proses yang menyenangkan.

Gimana bila tidak punya passion untuk belajar? Ada alasan penting lain yang perlu kalian pertimbangkan untuk tetap sekolah atau lanjut kuliah meskipun kalian tidak suka belajar. Ada quote bagus dari Imam Syafi’I “Bila kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus menahan perihnya kebodohan”. Balik lagi ya, kuliah tidak menjamin masa depan kamu cerah cemerlang bagai mentari di siang bolong. Ada ribuan sarjana tapi pengangguran. Ini yang biasanya menjadi sumber pertanyaan para anak muda kita “buat apa susah-susah kuliah kalau tidak ada yang menerima lamaran kerja kita?”. Kalian lupa, di bangku kuliah itu semestinya menjadi tempat dimana kalian mengembangkan kemampuan berpikir dan soft skill kalian. Mungkin kalian tidak menyadarinya, namun kemampuan berpikir, bertindak, tingkah laku kalian atau keterampilan yang kalian miliki itu terbentuk selama menjalani proses belajar di kampus. Berita bagusnya lagi, bila kalian benar-benar mengejar target “mengembangkan potensi diri secara maksimal” pada saat sekolah atau kuliah, kalian akan menjadi pribadi berkualitas yang memiliki nilai tinggi. Ada seorang teman saya yang memiliki motivasi sangat bagus dalam hidupnya “kejarlah ilmu dan uang akan mengikutimu”. So jangan khawatir, selama teman-teman memiliki kesadaran untuk level-up, terus belajar, mengasah kemampuan dan haus ilmu tidak ada lagi kalimat “saya takut setelah wisuda menjadi pengangguran”. Mahasiswa yang kreatif akan selalu menemukan jalan untuk menjemput rejeki, tidak selalu menjadi pegawai di tempat bergengsi, bisa jadi justru takdirmu untuk menjadi bos bagi jutaan karyawan dan memberikan penghidupan yang layak bagi mereka.

Jadi, masih ragu untuk sekolah?

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUALAN

Kita Mampu Menggoncang Dunia

DOSA